Lombok Earthquake

Sembalun, Lombok Timur, NTB
Sembalun, Lombok Timur, NTB

Hidup di Lombok sangat tenang dan damai. Jauh dari hiruk-pikuk kota besar seperti di Jakarta. It’s relatively slow pace. 29 Juli 2018, di pagi hari Minggu yang cerah, waktunya bersantai setelah sholat subuh, bumi terasa bergoyang selama beberapa menit, dengan getaran-getaran yang cukup membuat khawatir. Kami belum sadar bahwa apa yang barusan terjadi adalah gempa dengan skala 6.4 SR yang memulai perubahan kehidupan di Lombok hari-hari berikutnya, bahkan berminggu atau berbulan-bulan berikutnya. Sebentar saja media sosial sudah dipenuhi dengan berita hancurnya perumahan-perumahan di utara dan timur pulau Lombok.

Siang itu juga kami langsung menuju pusat perbelanjaan untuk membeli makanan dan minuman yang bisa langsung disantap serta kebutuhan-kebutuhan sehari-hari yang diperlukan untuk korban gempa yang harus mengungsi. Kami juga langsung membuka dompet donasi bagi rekan-rekan yang ingin berkontribusi. Sambil belanja, kami menghubungi ketua ACT (Aksi Cepat Tanggap) cabang NTB, bapak Alfian dan juga adminnya, bapak Tatang untuk bersinergi dan bersama-sama bergerak. Hari-hari pertama kami menginjakkan kaki di Lombok, kami memang langsung mencari orang-orang yang memiliki satu frekuensi dengan kami (meminjam istilah Pak Alfian) dalam hal kebermanfaatan serta kemanusiaan. ACT memiliki reputasi yang sesuai dengan namanya, selalu tanggap dengan apa yang ada, baik jauh maupun dekat dan langsung beraksi dengan cepat dan terorganisir dengan baik.

Setelah belanja kami langsung menuju kantor ACT, meeting sebentar dan sepakat untuk langsung bergerak keesokan harinya. Sementara itu team advance ACT telah berada di lokasi gempa untuk assessment awal. Benar-benar tanggap dan cepat.

Senin pagi Bersama ACT kami meeting strategi disaster management, pembagian posko dan tugas, belanja kebutuhan posko dan kami kebagian meluncur ke Sembalun, salah satu wilayah sejuk yang terdampak gempa yang memiliki perbukitan yang sangat cantik kemana mata memandang. Jarak Mataram – Sembalun sekitar 3-4 jam menanjak pegunungan Taman Nasional Gunung Rinjani. Malam itu kami mendirikan posko dan menginap di sana. Gempa-gempa susulan masih datang silih berganti dengan berbagai kekuatan dan arah. Hari-hari selanjutnya kami bolak-balik Mataram untuk berbelanja dan mengantarkan barang-barang yang diperlukan untuk pengungsi dan relawan, sambil menjaga anak-anak dari gempa susulan yang dapat terjadi kapan saja.

For the rest of this story and report, we want to give credit and our high appreciation to our brothers and sisters from ACT and MRI (Masyarakat Relawan Indonesia) : Pak Alfian, mas Tatang, Pak Kusmayadi, Mas Romi, Mas Wawan, Mas Dzul, Bang Ismail, Mas Roby, Mas Dhio, dr. Ita, akhi Halid, pak Khairul, Mas Adi fotografer, Pak Rifai, mas Helmi, bapak2 dari SERI (Satuan Emergency Relawan Indonesia) dan AGL (Anak Gunung Lawu) dan lain-lain yang tidak tersebut satu-persatu, teman-teman dan sahabat sepulau; mas Zulfan, mas Bachtiar, mas Nasrul, komunitas Tahajjud Call dan pengajian lainnya dan tentu saja, para donatur yang dengan ikhlas serta merta membantu para saudara sebangsa yang kesusahan. Tak lupa atas doa-doa yang dipanjatkan untuk kami warga Lombok. Semoga Allah SWT membalas semuanya dengan kebaikan yang berlimpah di dunia dan di akhirat.

RATUSAN GEMPA YANG BERPINDAH-PINDAH

Gempa lombok - Peta pergerakan pusat gempa

Yang mengerikan dari gempa Lombok ini adalah perpaduan magnitudo yang besar, ratusan gempa susulan yang datang kapan saja dan yang pusatnya selalu berpindah-pindah. Kali pertama terjadi sebesar 6.4 SR berpusat di timur laut pulau lombok, mengguncang wilayah Sembalun, Sajang, Sambelia, Obel-obel, Bayan dan sekitarnya. Gempa susulan berikutnya bervariasi antara 4-5 SR berpindah ke daerah barat, mengguncang kawasan 3 gili yang terkenal (Trawangan, Meno dan Air), sampai gempa terbesar 7.0 SR yang pusatnya mendekat ke arah kota Mataram sehingga menimbulkan chaos yang diakibatkan adanya peringatan dini tsunami. Sampai laporan ini ditulis, 2 minggu setelah gempa pertama, gempa susulan besar dan kecil masih terus terjadi ratusan kali. Gempa susulan 6.2 SR bahkan telah merubuhkan seluruh gedung ruko minimart modern di jantung kota Mataram.

DAMPAK GEMPA

Rumah-rumah dan bangunan yang rata dengan tanah, tak sedikit yang menimpa penghuninya sehingga menyebabkan ratusan korban jiwa dan ribuan luka-luka serta puluhan ribu tuna wisma. - Dok MRI/ACT
Rumah-rumah dan bangunan yang rata dengan tanah, tak sedikit yang menimpa penghuninya sehingga menyebabkan ratusan korban jiwa dan ribuan luka-luka serta puluhan ribu tuna wisma. – Dok MRI/ACT
Desa, dusun, sampai kota Mataram terkena dampak gempa berkekuatan 7.0 SR. - 
Dok MRI/ACT
Desa, dusun, sampai kota Mataram terkena dampak gempa berkekuatan 7.0 SR. – Dok MRI/ACT

YANG PALING DIBUTUHKAN

Disaat emergency, yaitu awal-awal bencana gempa, yang paling banyak dibutuhkan adalah yang untuk bertahan hidup seperti evakuasi korban (tim SAR, ambulance, tandu, peralatan medis, obat-obatan, perawatan patah tulang, fisioterapi, dll), tenda atau terpal, selimut, serta makanan siap santap, minuman dan air bersih. Selain itu juga diperlukan penunjang yang memudahkan seperti pampers/popok, pembalut wanita, pembalut melahirkan, peralatan mandi, pakaian bersih. Infrastruktur yang lancar seperti listrik, sinyal komunikasi, jalan/jembatan dan peta yang berfungsi serta kendaraan 4WD dan motorcross yang mampu menembus wilayah dusun terpencil.

PENYALURAN BANTUAN

Dana donatur kami belikan bahan dan keperluan di atas dan segera kami kirim ke posko/dapur umum maupun langsung ke tangan korban gempa. Kemudian balik ke Mataram, belanja lagi, kirim lagi, begitu seterusnya. Malam harinya tetap berjaga-jaga, kemping di luar rumah menjaga anak-anak dari gempa susulan yang bisa terjadi kapan saja. Alhamdulillah ‘ala kulli hal.

Pengiriman bantuan pertama
Pengiriman bantuan pertama
Sembako, obat-obatan, dll
Sembako, obat-obatan, dll
Terpal, yang semakin langka dan melambung harganya
Terpal, yang semakin langka dan melambung harganya
Serah terima tenda sumbangan donatur
Serah terima tenda sumbangan donatur
Mendirikan tenda dan berfoto. Terima kasih para donatur! Terima kasih ACT dan bapak2 relawan dari SERI dan AGL
Mendirikan tenda dan berfoto. Terima kasih para donatur! Terima kasih ACT dan bapak2 relawan dari SERI dan AGL

Pembuatan WC darurat di Dusun Lendang Bajur, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat

Sebelum WC dibuat, tidak perlu dibayangkan di mana warga membuang hajatnya. Penyakit yang diakibatkan buruknya sanitasi mulai mewabah, diantaranya diare, muntaber, dan penyakit kulit.

MCK Lombok

 

LAPORAN KEUANGAN DONASI

DANA MASUK     DANA KELUAR    
           
TANGGAL DONATUR SEBESAR TANGGAL ITEM SEBESAR
29/07/2018 MD 500,000 29/07/2018 Pampers, pembalut, makanan, sarden, sabun, roti 1,838,674
29/07/2018 WM 500,000 29/07/2018 Selimut 1,598,000
29/07/2018 DK 1,500,000 29/07/2018 Air, makanan 811,438
29/07/2018 Dewi 1,000,000 30/07/2018 Roti 158,500
29/07/2018 IS 5,000,000 30/07/2018 Donasi ke ACT 13,000,000
29/07/2018 TH 500,000 30/07/2018 Safety helmet 70,000
29/07/2018 Diah 500,000 31/07/2018 Beras, air minum, telur, selimut, minyak goreng 2,384,825
29/07/2018 Feb 300,000 31/07/2018 Tikar, mie instant, minuman 958,900
29/07/2018 Hamba Allah 300,000 31/07/2018 Medis 968,500
29/07/2018 DN 500,000 31/07/2018 Minyak goreng 81,960
29/07/2018 LKS 5,000,000 31/07/2018 Minyak goreng 81,960
29/07/2018 Indah 2,000,000 31/07/2018 Matras gulung 98,000
29/07/2018 Hamba Allah 300,000 31/07/2018 Sarung tangan, kaos kaki 290,000
29/07/2018 Win 300,000 01/08/2018 Roti  45,000
30/07/2018 GKS 1,500,000 01/08/2018 Obat demam 65,000
30/07/2018 MK 1,000,000 01/08/2018 Gift pengungsi anak2 40,000
30/07/2018 AK 500,000 01/08/2018 Lauk-pauk 1,000,000
30/07/2018 AF 300,000 01/08/2018 Nasi bungkus 210,000
30/07/2018 WS 300,000 01/08/2018 Air minum 170,000
30/07/2018 ASW 1,000,000 03/08/2018 Terpal 10x10m x10 4,270,000
30/07/2018 FRS 5,000,000 03/08/2018 Tali nylon 90m 90,000
30/07/2018 WM 1,000,000 07/08/2018 Terpal x1 (5×7) 210,000
30/07/2018 IY 1,000,000 07/08/2018 Terpal x25 (5×7=10, 5×8=5, 6×9=10) 4,687,000
31/07/2018 DT 225,000 07/08/2018 Nasi bungkus 200 2,000,000
31/07/2018 Mas 807,927 07/08/2018 Sembako dan air minum, selimut (Lotim) 1,000,000
01/08/2018 ISM 300,000 07/08/2018 Sembako dan air minum, selimut (Loteng) 1,000,000
01/08/2018 ISM 200,000 13/08/2018 Terpal x25 (6×8=12, 7×9=13) kirim dari Sumbawa 7,196,000
02/08/2018 TS 1,000,025 18/08/2018 Belanja lauk-pauk dan sayuran Lombok Utara 1,006,500
03/08/2018 CHI 300,000 24/08/2018 Pembuatan hunian sementara dari bambu 1,006,500
02/08/2018 LKS 5,000,000 24/08/2018 Pembangunan WC 2 unit @ 1 juta 2,000,000
06/08/2018 IYS 300,000 27/08/2018 Lanjutan pembangunan WC 2 unit @ 1 juta 2,000,000
07/08/2018 MC 500,000 01/08/2018 Pengiriman bantuan buku-buku 180,000
07/08/2018 GWK 1,000,000 08/09/2018 Bantuan kursi roda untuk adik Dina yang lumpuh 1,500,000
11/08/2018 CVD 300,000 16/09/2018 Susu kotak 286,200
12/08/2018 BS 5,000,000 28/09/2018 Kelambu 30 helai 975,000
15/08/2018 DA 5,000,000 28/09/2018 Susu kotak 213,300
15/08/2018 AI 6,000,000 29/09/2018 Susu kotak 332,019
18/08/2018 DN 700,000 01/10/2018 Pembangunan shelter di desa Selat 4,000,000
30/08/2018 WS 400,000 03/12/2018 Rak buku untuk mushola darurat 500,000
03/09/2018 MAS 1,000,000 03/01/2019 Sumbangan korban gempa Lombok Utara 500,000
04/09/2018 GWK 1,000,000 22/03/2019 Sumbangan korban gempa manula Lombok Utara 300,000
14/10/2018 Hasil jualan buku 620,000 27/04/2019 Perbaikan sekolah terkena gempa Lombok Barat 850,000
26/11/2018 SS 500,000   TOTAL KELUAR 59,973,276
           
  TOTAL MASUK 59,952,952 Sisa   Nihil